Tinuk

Juni 19, 2011 at 2:55 pm 2 komentar

Pembantu Pekerjaan yang Mulia

Tinuk dalam Gossip Licious adalah realita seorang gadis remaja tanggung. Ia baru saja lulus sekolah dasar ketika dipaksa oleh keadaan dan kedua orangtuanya untuk menjadi pembantu rumah tangga.
Tinuk hanyalah satu dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang kehilangan hak asasinya untuk mendapatkan pendidikan. Bayangkan dalam usai relatif muda, 12 tahun harus memeras keringat demi sesuap nasi.

Saya selalu membayangkan Tinuk duduk di lantai memeluk kedua kakinya lalu menyandarkan dagunya pada lututnya. Hatinya perih menerawang ke masa depan yang kosong. Pekerjaan apa yang bisa didapat dari ijazah SD? Bukan tidak mungkin Tinuk bercita-cita menjadi guru, polisi, dokter, wartawan, seniman atau lainnya.
Sungguh hidup sekali yang menyesakkan untuk anak-anak seperti Tinuk. Ingin bersekolah tinggi, ingin mewujudkan impiannya tetapi Tinuk dan Tinuk-Tinuk lainnya tak berdaya.

Entry filed under: Dibalik buku Gossip Licious. Tags: .

Arti Kehadiran Pembantu Binar Bola Mata Mbak In

2 Komentar Add your own

  • 1. Mimin mumet  |  Juni 21, 2011 pukul 2:26 am

    hanya satu kata untuk tinuk
    sabar
    dan tinuk telah muak dengan semua kata kata ini 😦

    Balas
    • 2. dianing  |  September 6, 2011 pukul 1:51 pm

      Tinuk maunya yang kongkrit, disekolahkan🙂

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Juni 2011
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

TELAH DIBACA

  • 101,550 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy

  • RT @Gratciaschannel: Yesus itu org yahudi sisbro:))) musti benci yahudi krn menyalibkan yesus? Dia aja bilang maafkan mrk krn mrk tdk tahu… 14 hours ago
  • RT @arman_dhani: Buat yang melarang ibadah umat kristen di Sabuga. "Dia yang bukan saudaramu dalam iman adalah saudaramu dalam kemanusiaan"… 1 day ago
  • RT @spirit_kita: 5 Des.2016 Spirit Kita dapat donasi Rp 25.000 dari sahabat @spirit_kita langsung ke @dianingwy . Terimakasih sahabat 2 days ago
  • Ganti chanel aja deh, nonton serial India. Lebih seru ketimbang sidang pergantian ketua akom ke papa minta jabatan. 1 week ago
  • Harapan @spirit_kita bisa melihat anak miskin, kelak mendapatkan/menciptakan kehidupan layak, hingga mengurangi sedikit angka kemiskinan. 1 week ago

%d blogger menyukai ini: