Si Sulung Jadi Pengarang

Mei 31, 2010 at 12:56 pm 2 komentar

SEJAK Januari kemarin Maghfira Meutia Dewi atau ia biasa menulis dengan nama Fira Meutia sebagai nama pena, disibukkan menghadapi ujian akhir kelulusan. Setiap hari Selasa hingga Jum’at pihak sekolah mewajibkan masuk jam enam pagi untuk mendapatkan pelajaran tambahan, biasanya berupa latihan soal-soal.

Saya ingat zaman saya sekolah dasar dulu tak sesibuk anak-anak zaman sekolah sekarang dalam menghadapi ujian akhir. Saya melihat Fira ikut lelah sendiri, bayangkan saja usai mengerjakan soal smesteran anak-anak tidak langsung pulang. Guru wali kelasnya memberikan lagi pelajaran dengan label pemantapan untuk mata ujian esok hari. Saya sangat memaklumi usaha pihak sekolah, kebijakan UN sebagai penentu kelulusan memang memberi efek kepanikan bagi guru, orangtua dan murid. Saya tak jarang melarang Fira untuk membuka buku pelajaran, karena ia praktis terus belajar tanpa jeda sejak bulan Januari.

Di tengah kesibukan Fira mempersiapkan ujian akhir, ia masih sempat menulis blog dan cerpen. Kabar baik datang di awal Mei tahun ini, buku pertamanya Liontin Amery diterbitkan oleh MIZAN. Ia sangat bahagia, saya merasakan betul bagaimana ia bergairah menulis setelah bukunya benar-benar terpajang di rak-rak buku Gramedia.

Fira memang sangat ingin menulis. Sejak kelas tiga dia mengirim puisi, dan lukisan ke majalah Bobo. Kami berlangganan Bobo ketika dia kelas tiga. Kelas empat Fira berjualan stiker dari desainnya sendiri ke teman-teman sekolah.

Saya tak menduga dia menulis cerpen. Suatu ketika saya dibuat terharu ketika dia meminta ke saya untuk membaca sepuluh lebih cerpen-cerpennya. Saya pun membacanya tanpa turut campur mengeditnya, bagi saya dia akan jauh lebih matang karena kecerdasannya dalam berkarya ketimbang ikut campur saya dalam hal editing bahasa. Saya hanya memberitahu di mana titik dan koma dibubuhkan dalam kalimat, lalu dia membetulkan sendiri.

Dia bilang akan mengirimkan ke KKPK, Mizan. Saya mengiyakan dan berpesan untuk menjadi penulis memerlukan waktu yang panjang, proses yang kadang berliku. Tanpa saya duga karya yang pertama kali ia kirim ini disambut baik oleh DAR MIZAN. Saya ucapkan terimakasih kepada penerbit MIZAN atas kepercayaan dan kesempatan kepada Fira Meutia, dalam cover buku hanya dicantumkan nama Meutia, atas diterbitkannya buku Liontin Amery, semoga bermanfaat dan mampu memberi inspirasi bagi anak-anak lain untuk berkarya. Amin.

Entry filed under: Dibalik Liontin Amery. Tags: .

Mama Lily Menangis Membaca Nawang

2 Komentar Add your own

  • 1. rizalihadi  |  Juni 4, 2010 pukul 2:11 pm

    aku kapan ya? kwkwk😀

    Balas
    • 2. dianing  |  Juni 10, 2010 pukul 12:17 am

      Mulai sekarang bisa mas Rizal.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Mei 2010
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

TELAH DIBACA

  • 101,574 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy

  • RT @Gratciaschannel: Yesus itu org yahudi sisbro:))) musti benci yahudi krn menyalibkan yesus? Dia aja bilang maafkan mrk krn mrk tdk tahu… 2 days ago
  • RT @arman_dhani: Buat yang melarang ibadah umat kristen di Sabuga. "Dia yang bukan saudaramu dalam iman adalah saudaramu dalam kemanusiaan"… 3 days ago
  • RT @spirit_kita: 5 Des.2016 Spirit Kita dapat donasi Rp 25.000 dari sahabat @spirit_kita langsung ke @dianingwy . Terimakasih sahabat 4 days ago
  • Ganti chanel aja deh, nonton serial India. Lebih seru ketimbang sidang pergantian ketua akom ke papa minta jabatan. 1 week ago
  • Harapan @spirit_kita bisa melihat anak miskin, kelak mendapatkan/menciptakan kehidupan layak, hingga mengurangi sedikit angka kemiskinan. 1 week ago

%d blogger menyukai ini: