Anak Sumber Inspirasi

Desember 21, 2009 at 5:27 am Tinggalkan komentar

ANAK bagi saya merupakan sumber inspirasi dalam berkarya. Saya yakin anak juga penyemangat bagi setiap orangtua untuk lebih giat bekerja. Tak jarang dari kita sangat mendambakan kehadiran anak dalam pernikahannya. Sebuah pernikahan akan hambar tanpa adanya anak. Orantua tak pernah berpikir dua kali untuk mendapatkan anak, tak pernah mengeluh karena repot atau akan kehilangan waktu bermain dengan rekan kerja. Pendek kata anak anugrah terindah.
ADA pameo Jawa yang sampai sekarang masih suka bikin saya menebak-nebak, yakni ungkapan banyak anak banyak rezeki. Adakah ungkapan ini benar atau sebaliknya, saya pikir tergantung dari pendapat setiap individu.
Ibu saya termasuk orang yang memiliki banyak anak, sampai enam. Jarak usia saya dengan adik pertama saya hanya satu tahun, lalu ke adik kedua saya tiga tahun. Saya merasakan betul beratnya masa-masa sekolah dulu. Ibu sama bapak kerja montang-manting demi sekolah kami. Saat saya masuk SMP tahun depan adik saya masuk SMP. Saat saya masuk SMEA adik kedua saya masuk SMP.

Ada satu hal yang membuat saya berpikir, mungkin maksud banyak anak banyak rezeki adalah semangat kerja yang bertambah ketika seseorang mendapatkan lagi seorang anak.
“Anak itu sudah bawa rezeki masing –masing,” begitu kata orangtua. Saya merasa beruntung, orangtua kami pedagang hingga bisa menyekolahkan kami hingga alhamdulillah sampai ke perguruan tinggi, tetapi tak sedikit tetangga saya yang hanya buruh tani atau buruh di pabrik tak mampu menyekolahkan anak mereka sampai sekolah menengah atas, alhasil pekerjaan yang mereka dapatkan hanya bisa menjadi buruh.

Dalam novel terbaru saya, saya mencoba mengangkat kenyataan wong cilik yang memiliki banyak anak, bahkan sampai usia tua masih melahirkan anak kelima. Lek Sumirah begitu nama tokoh dalam novel Weton, Bukan Salah Hari ini saya gambarkan hanya seorang buruh tani yang memiliki banyak anak.
Lek Sumirah ini terilhami oleh salah satu tetangga saya yang bekerja pada nenek saya. Dia bekerja memisahkan padi dari batangnya saat panen raya tiba. Anaknya sudah lima tetapi masih saja melahirkan anak saat usianya tak lagi muda.
DWY

Iklan

Entry filed under: Dibalik Novel WETON.

Pembantu Juga Manusia Khilaf Tak Mungkin Datang Berkali-kali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Desember 2009
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

TELAH DIBACA

  • 103,858 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: