Di Kota Atlas

November 11, 2009 at 3:42 am Tinggalkan komentar

nawangSUDAH lama saya tak berkunjung ke Semarang, kota yang pernah saya singgahi dan tinggal beberapa tahun. Di kota ini saya mendapatkan banyak teman dan tempat untuk berkarya. Secara tak sengaja saya bergabung ke teater Aktor Studio yang ternyata gudangnya penulis. Teater yang digawangi Bapak Djawahir Muhammad itu memberi saya banyak ilmu. Kepenulisan saya terasah di situ. Dalam menulis kami saling mengkritik, dan dapat dipastikan dalam satu minggu pasti ada salah satu tulisan anggota Teater Studio, yang dimuat di media masa terbitan Semarang. Kami jadi bersaing untuk menulis lebih bagus, agar tulisan layak muat.
Di kota ini juga saya bergaul dengan teman-teman UNDIP, dan sempat mendirikan teater UMBU yang semua anggotanya adalah perempuan. Fitri Lambang, belakangan berganti nama Cinta Fifi, Ayu Cipta, Riri Novita sudah bertemu dan sempat ngobrol di FB. Ada nama-nama yang jejaknya belum saya temukan, Pipiek Isfianti, Eris, juga beberapa nama yang maaf, samar saya mengingatnya.
Semarang memang tak akan pernah lekang dalam ingatan saya. Untuk mengenangnya saya sematkan namanya, sebagai salah satu setting dalam novel Nawang. Kota ini juga yang memberi warna, dan memberi banyak pelajaran tentang hidup.
DWY

Iklan

Entry filed under: Dibalik novel NAWANG.

Karena Weton Penuhilah Janji, Semudah Saat Berjanji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

TELAH DIBACA

  • 103,887 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: