Karena Weton

November 10, 2009 at 3:12 am 2 komentar

novel-wetonSETIAP orang dalam hidupnya akan memasuki jenjang pernikahan. Sebelumnya tentu mengalami masa perkenalan, saling suka, pacaran, bertunangan dan menikah. Tampak begitu sederhana dan mudah, tetapi tidak dengan masyarakat Jawa yang sebagian para orangtuanya masih mempercayai weton.
Ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar, yakni tahun delapan puluhan, mitos dan kepercayaan terhadap weton begitu mengental. Tak jarang orangtua berselisih paham kepada anak-anak mereka yang ingin menikahi atau dinikahi kekasihnya. Orangtua tak serta merta merestui, orangtua akan bertanya dulu apa weton calon suami atau calon istri anaknya.
Hitungan weton yang jatuh pada hitungan baik seperti, roh gemulung, tunggak semi, wasesa segoro akan mendapat dukungan dari orangtua untuk meneruskan menikah. Tentu hal ini membuat pasangan senang luar biasa, bisa menikah dengan orang yang dicintai.
Bagaimana dengan pasangan yang wetonnya jatuh pada hitungan buruk? Orangtua, sanak saudara akan menentang rencana pernikahan mereka, tak peduli kalau mereka saling menyayangi.
Sampai sekarang di masyarakat Jawa, Batang khususnya sebagian orangtua bahkan anak-anak mudanya masih saja ada yang percaya pada kekuatan weton.
DWY

Iklan

Entry filed under: Dibalik Novel WETON.

Kesulitan di Kota Kecil Di Kota Atlas

2 Komentar Add your own

  • 1. mey  |  Desember 13, 2009 pukul 1:19 pm

    Kisah yg dipaparkan dlm artikel tsb, seperti yg saya alami. karena weton saya dan pasangan mau melangkah ke jenjang pernikahan harus maju mundur. Bukan saya percaya atau kekasih saya percaya, tapi karena keluarga besar saya adalah penganut wetonisme. semua harus berdasarkan weton, sedangkan calon suami saya adalag orang sunda yang gak tau menahu masalah weton. jadi harus ngeluarin tanduk saat menghadapi wong sepuh dari keluarga saya. Saya cuma berfikir gini, jodohkan yang ngatur itu Allah SWT tapi kenapa manusia harus percaya dengan hal kayak gitu. Mau bahagia atau gk pernikahan kita kelak semua itu gk bs ditentukan dengan weton tapi tergantung giman kitanya nanti membawa pernikahan tersebut.

    Balas
    • 2. dianing  |  Januari 14, 2010 pukul 1:13 pm

      Sepakat mba Mey, Tuhan yang mengatur kehidupan kita bukan weton.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

TELAH DIBACA

  • 103,197 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: