Kartun

November 22, 2008 at 5:17 am 1 komentar

“Buun” panggil Fira sambil berteriak dari halaman rumah. Saya yang sedang menulis merasa terusik. Aku memang gak suka diganggu kalau lagi menulis. Eh ini malah teriak-teriak.
“Ada apa non?”
“Ada nggak bun, mengumpat dengan bahasa yang sopan.”
Waduh ini pertanyaan kok sulit amir dijawab. Mengumpat ya mengumpat. Mana ada dengan bahasa santun.
“Ada gak bun,” desak fira.
“Ada kali Fir,” jawabku sekenanya sembari terus menyelesaikan cerpen.
“Misal?”
Sejenak aku berhenti menulis.
“Emang ada apa sih?”
“Jawab dulu pertanyaan Fira.”
Aku jadi susah ngomong.
“Emang kesel sama siapa?”
“Itu lho kartun nabi Muhammad.”
Aku menghela napas. Ternyata dia sudah lihat kartun itu. Aku memilih tak melihat, daripada nanti marah-marah sendiri. Mau mengumpat. Mengumpat sama siapa. Lagi pula mengumpat tak dibenarkan dalam Islam.
“Bunda pasti belum lihat.”
“Malas Fir, mendingan bunda selesaikan cerpen.”
“Bunda nih gak peduli sama Rasulullah.”
Fira marah-marah, aku terpana. Begitu terlukanya ia karena kartun itu.
“Lihat dong bun, masak junjungannya sendiri gak peduli.”
Bukan tak peduli Fira, tapi bunda… akhirnya dengan hati bergemuruh saya telusuri kartun itu. Subhanallah… hati ini merintih. Kok tega nian.
Terdengar salam Mbak In, dia langsung ikut melihat gambar-gambar yang merendahkan junjungan umat Islam. Mbak In menghela napas berat. Aku menatapnya.
“Biarin aja,” ucapnya tenang.
“Biarin Mbak In bilang, orang aduh…” aku tak bisa melanjutkan amarahku.
“Kenapa kita repot Jeng. Kalau ada orang buta bilang matahari itu gelap. Mengapa kita meski sakit hati, kalau ada orang tuli bilang suara azan itu bikin gaduh. Santai aja. Yang penting kan semua itu tidak benar.”
Aku terdiam sejenak. Ya, untuk apa kita marah-marah.
“Bukankah menahan marah sebagian dari jihad Jeng.”
Kali ini aku tersenyum, sembari memandangi wajah Mbak In yang selalu menawarkan kedamaian. DWY.

Iklan

Entry filed under: Catatan.

Baca Ayu

1 Komentar Add your own

  • 1. Rahma  |  Juni 3, 2013 pukul 3:36 pm

    Mengumpt ad dua hal, mengumpt mengenai kebaikan dan kebrukn seseorng, mngumpt kebaikan tentu bhs santun yng di gunkn, bgtu juga sebalik y,,,,, mngumpt kburukan seseorng tentu bhs yg tdxx sntun menjadi sasaran,,,cerita ini memberi ksejukn tersendri bg pembca y, smg trus menjdi pmbri inspirasi……:):)..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

TELAH DIBACA

  • 103,873 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy

  • RT @ummychasan: @detikcom Ketiganya kami cintai dan hormati, mrk bekerja u rakyat. 2 hours ago
  • RT @mesjkt: @detikcom Ke3nya adalah orang2 yg saya kagumi:jujur,bersih,berintegritas tinggi dan kerja kerasnya ikhlas buat bangsa dan negar… 2 hours ago
  • RT @virusmotivasi: Kadang seseorang menyalahkan orang lain hanya karena tak temukan kata yg tepat tuk ucapkan maaf. Dan karena itu kegagala… 2 hours ago
  • RT @virusmotivasi: Kadang kamu memilih tuk sendiri, bukan berarti kamu tak ingin dicintai, itu hanya berarti kamu butuh waktu tuk sembuhkan… 2 hours ago
  • RT @ilhamkhoiri: Afi Nihaya itu baru lulus SMA, masih 19 tahun, anak pedagang cilok, tapi catatannya inspiratif untuk bangun Indonesia yg d… 2 hours ago

%d blogger menyukai ini: