Baca

November 19, 2008 at 11:54 am Tinggalkan komentar

Minggu pagi, sudah menjadi kebiasaan saya dan anak-anak jalan-jalan pagi. Dan seperti minggu-minggu lalu kami selalu bertemu dengan Mbak In di ujung gang. Mbak In tampaknya selalu menunggu kami, maklum rumahnya yang luas memang berada di bibir gang.
Langkah kami terhenti begitu bertemu dengan ibu RT.
“Gimana Bu kawasan kita, aman terkendali” gurauan Mbak In disambut tawa kecil Bu RT. Kami kemudian larut dengan obrolan, sambil melanjutkan jalan-jalan pagi. Ditengah perbincangan kami, Bu RT mengeluhkan kalau perpustakaan RT yang dibangun dengan semangat juang tinggi itu sampai sekarang pengunjungnya tak kunjung naik. Yang ada cenderung turun, bahkan satu minggu ini tak satu pun pengunjung datang.
Sekilas aku lihat dahi mbak In berkerut-kerut kencang. Bu RT menyambung lagi, kalau buku sumbangan mbak In seperti sia-sia aja, karena sampai sekarang bacaan untuk anak-anak itu belum juga terbaca. Wajah bu RT berubah jadi prihatin.
“Bagaimana ya mbak In, agar Perpustakaan kita ramai pengunjung. Banyak anak-anak yang datang baca buku. Rasanya seneng melihat anak-anak gemar membaca.”
Tiba-tiba Fira
“Kasih saja, setiap pengunjung Rp 50.000. Kalau membaca satu buku Rp 100.000. Asyik kan, bu RT?”
“Tekor deh,” sambungku tiba-tiba. Mbak In kemudian mengusulkan dinding perpustakaan digambar berbagai tokoh kartun yang menarik perhatian anak. Seperti, Naruto, Ben 10, Samurai, One piece, Hello kitty, Hamtaro, Inuyasha, Keroro, Keropi, Kekkaishi, Fruit Basket, Ago mong, Pokemon, Tsubasa, Tokyo mew mew, Cardcaptor sakura, Sister princess, Detektif conan, Ultra maniac, Kaleido star.
“Perasaan, ada di negri Jepang aja, nih,” celetuk Fira lagi. Diam-diam aku bersyukur, bila Fira gemar membaca. Setiap kali keluar jalan-jalan selalu minta dibelikan buku bacaan. Ajang book fair di Senayan atau di tempat lain, adalah tempat favorit bagi kami untuk memburu buku. Fira senang sekali membaca buku fiksi, pengetahuan, komik, sedang Rizki suka membaca komik juga. Koleksi terakhirnya adalah Wind of pegasus, Ben 10 dan Rockman Exe.
Setiap kali melihat mereka sedang membaca buku, kesejukan mengalir dalam benak saya. Saya yakin suatu saat nanti mereka akan berkata, membaca itu asyik sama asyiknya dengan menulis.
DWY

Iklan

Entry filed under: Catatan.

Memburu Cahaya Kartun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

TELAH DIBACA

  • 103,212 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: