Reunian

Oktober 15, 2008 at 4:07 pm 1 komentar

“Jeng,” sapa Mbak pagi tadi saat saya sedang menjemur pakaian. Dan seperti biasa aku mempersilahkan Mbak In masuk. Pintu pagar yang terbuka membuatnya leluasa masuk ke halaman rumah. “Ke mana aja to Jeng, tiga hari ini tak kelihatan. Setiap kali saya ke sini pintu selalu tertutup.
Aku menjemur baju terakhir yang tersisa di ember. Anak-anak sudah berangkat sekolah sejak setengah jam lalu. Aku ceritakan ke mana saja aku selama tiga hari ini. Sebenarnya aku hanya sehari keluar rumah, yakni Sabtu 11 Oktober kemarin. Memenuhi undangan bertemu dengan novelis Mesir Bahaa Taher di kedutaan Mesir.
Dalam acara itu ternyata aku bisa melepaskan kangen dengan teman-teman penulis. Mirip sebuah acara reuni penulis. Aku bisa bertemu sekaligus ngobrol dengan Kurnia Efendi, Usman KS, Fajrul Rahman (sori mas kalau salah ketik nama), juga Mbak Lintang serta penulis lainnya. Untuk Lintang ini adalah pertemuan pertama kalinya buat aku. Orangnya hangat, cantik, dan yang penting dia kasih semangat buat aku untuk terus berkarya. Sebuah pertemuan tak terduga.
Aku diam sejenak, Mbak In yang sedari tadi antusias mendengarkan ceritaku mendadak menatapku cemas. “Kenapa Jeng?” Aku meruncingkan sedikit mulutku. “Dari sekian mudik ke kampung setiap lebaran, aku belum punya kesempatan bertemu dengan teman-teman SMP Mbak. Padahal sudah dua kali teman-teman di Batang mengadakan reuni. Terakhir ya kemarin. Minggu, 5 Oktober. Kata adikku teman SMPku datang ke rumah sehari setelah saya balik ke Jakarta. Mereka mo ngadain reuni di gedung KORPRI Batang. Sayang aku, suami dan anak-anak udah balik pulang hari Kamis,” ujarku lesu.
Mbak In hanya tersenyum. “Mungkin belum waktunya kamu bertemu dengan teman-teman SMPmu itu, Jeng.” Aku mengangguk. “Oh ya dulu kamu SMP…” “SMP 1,” ujarku masih lesu. “Bukankah Tuhan telah mengganti dengan reuni para penulis, Jeng.” Kali ini aku tersenyum. Mbak In berdiri. Menepuk bahu kananku, “Terus nulis ya Jeng, aku pulang dulu mau masak.” Aku mengangguk. Lalu berjalan beriringan sampai ke pintu pagar. Dari pintu pagar aku pandangi punggung Mbak In. Diam-diam aku bahagia mempunyai tetangga sebaik Mbak In. Senantiasa mampu menentramkan hati saya, saat saya sedang gundah ataupun kecewa.
DWY

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

Pertemuan dengan Bahaa Taher Minyak

1 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

TELAH DIBACA

  • 105,258 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: