Perempuan yang Sendiri

Agustus 13, 2008 at 5:16 pm Tinggalkan komentar

Beberapa waktu lalu saya diundang ke Jambi untuk berpartisipasi mengirim puisi yang akan dibukukan dalam bentuk antologi puisi. Antologi tersebut dimaksud dalam rangka Temu Sastrawan Indonesia di Jambi. Sayang saya tak bisa hadir karena sesuatu hal.

Beruntung tadi sore Pak Pos mengirim satu paket yang ternyata antologi puisi Tanah Pilih, Bunga Rampai puisi Temu Sastrawan Indonesia. Berikut adalah dua puisi saya dari antologi tersebut.

Perempuan yang Sendiri

Mengapa kau pilih jalan itu
kelelawar-kelelawar melintas dengan batuk-batuknya
meremukkan tubuhnya di hadapanmu

Mengapa kau biarkan keraguanmu memanjang
pergantian waktu adalah pertengkaran sengit
sampai kapan kau biarkan
ribuan serangga malam menenggelamkan tubuhmu

Ia mencintaimu
inginkan kau kembali
sebelum matahari benar-benar lingsir

Depok, Januari 2008

Borobudur

Pada batu-batu burung bercermin
mengenali kembali sayap dan paruh

Di sudut-sudut ruangmu
matahari tak pernah berkhianat
mengeja kisah-kisah manusia

dan aku ngungun di bawah langitmu
bayang diri hilang.
Sedangkan engkau duduk bersila
memuji namanya tanpa henti

Depok, DianingWy

Iklan

Entry filed under: PUISI.

Merdeka di era 2008 Memaknai Kemerdekaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Agustus 2008
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

TELAH DIBACA

  • 103,887 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.


%d blogger menyukai ini: