Hamid Kaha

Juni 17, 2008 at 5:00 am Tinggalkan komentar

Nama Hamid Kaha pada 1990-an sudah dikenal sebagai penyair Jawa Tengah. Puisinya dimuat di Suara Merdeka, surat kabar harian yang terbit di Semarang. Pada tahun itu saya baru mulai menulis. Saya termasuk orang yang mengagumi tulisan Hamid Kaha. Sekarang dia tinggal di Tersono, Batang. Apa kabar Mas Hamid?

Sayangnya, kini saya sangat jarang menemukan karya-karya Hamid Kaha di koran. Ya, mungkin rutinitas telah menyita waktunya. Itu memang kerap dialami oleh sebagian sastrawan: ketika ia tersibuki oleh rutinitas pekerjaan, kegiatan kreatifnya terpinggirkan. Tapi, saya tetap berharap Mas Hamid, juga teman-teman lain di Batang, Jawa Tengah —kota tempat saya memulai aktivitas kreatif — terus berkarya dan berkarya.

Dalam kesempatan ini, saya mengutip dua puisi Hamid Kaha dari buku antologi puisi Kiara II Kidung Alas Roban.

Lagu yang Dinyanyikan Di Sembarang Tempat
bagi : ira

Mengikat adelwis untuk meja kerjamu
Aku melihat pohon-pohon tumbuh dari lipatan-lipatan buku
Tangkainya menjurai memenuhi ruang
Engkau mungkin akan memanjatnya dengan sebuah lagu

Memungut adelwis yang jatuh dari meja kerjamu
Burung-burung berhamburan dari laci
Menuju jendela yang kau buka sepenuhnya
Menggapai serpihan-serpihan matahari

Menyanyilah sesuka hati!

Batang, 2003

Menanam Hujan

Aku memasuki kotamu yang pengab
Melukis jendela-jendela dan mata angin
Menulis puisi cinta yang terbakar
Di depan televisi dan media
Dengan tangan yang gemuruh menjatuhkan hujan
Sebelum air mata benar-benar membatu

Aku menemukan pohon-pohon tergurat
Bunga-bunga terjerat dan satwa yang melenguh
Oleh sperma para serdadu yang menjelma mata pisau
Jemari siapakah yang menjalar di gedung-gedung
jalan-jalan hingga ke pasar-pasar

Aku menanam hujan di ladang-ladang pembantaian
Dengan tangan yang patah dan pundak beringsut
Aku memotong angin hingga lengan melepuh

Aku memasuki kotamu yang pengab
Sebelum pintu gerbang ditutup dengan jerit mengaduh
“aku ingin membelenggu hatimu”
katanya sambil bernyanyi diantara belulang cemara

Entry filed under: PUISI. Tags: .

Tentang Wiji Tukul Jakarta, Met Ulang Tahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

TELAH DIBACA

  • 102,396 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: