Bersama Kita Bisa makin Menderita

Mei 24, 2008 at 4:13 am Tinggalkan komentar

Akhirnya BBM benar-benar naik. Saya kecewa, gregetan, sedih juga sengsara. Kecewa karena ternyata apa yang saya harapkan dari pemerintahan SBY-JK tak kunjung datang, bahkan saya yakin benar-benar tak akan pernah kesampaian.

Dulu ketika saya memilih pasangan ini harapan saya kehidupan perekonomian negeri kita membaik. Saya berharap kebijaksanaan yang diambil senantiasa memperhatikan kesejahteraan rakyat. Senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat, nyatanya banyak kebijaksanaan yang diambil justru menghantam rakyat.

Lihat saja pada keputusan pemerintahan dalam soal kelulusan. Kelulusan anak didik ditentukan berdasarkan nilai ebtanas, bukan prestasi belajar selama menempuh pendidikan. Kemudian soal lumpur lapindo yang sangat-sangat menyengsarakan saudara kita di Jawa Timur. Mendadak mereka tak memiliki rumah, tak bisa bekerja karena tempat untuk bekerja ikut terendam lumpur, anak-anak bangsapun tidak bisa sekolah karena rendaman lumpur tadi. Sekarang kerugian yang ditimbulkan lumpur Lapindo ditalangi oleh pemerintah — yang sudah pasti uang itu dari rakyat juga. Lagi-lagi rakyat yang dikenai beban untuk menutup kerugian.
Terakhir adalah kenaikan bbm yang diumumkan semalam. Pemerintah tetap menaikkan BBM meski di berbagai daerah sebelumnya marak demo penolakan kenaikan BBM. Saya kadang tidak bisa memahami pemikiran yang diambil oleh pemerintah. Padahal jelas dengan kenaikan BBM akan menimbulkan kenaikan bahan sembilan pokok serta lainnya. Harga yang terus melambung itu kian hari terasa sulit dijangkau oleh rakyat miskin.
Dengan kenaikan harga-harga tentunya akan banyak orang yang berusaha berhemat agar penghasilan yang tak ikut naik dapat cukup untuk hidup sebulan. Akibatnya ada saja yang meski dilihat ulang. Misalnya dengan berhenti langganan koran, memberhentikan pembantu, menghentikan sopir. Dengan pemutusan hubungan kerja itulah terjadi pengangguran. Ini hanya contoh kecil. Dengan menganggur jelas tidak ada pemasukan, sementara harga kian mahal. Bukan tidak mungkin angka kriminalpun akan naik.
Saya berpikir kebijakan menaikkan BBM bukanlah kebijakan yang berpihak pada rakyat. Justru sebaliknya, kebijakan ini akan menambah angka kemiskinan negeri kita. Lucunya lagi, setelah SBY-JK menaikkan harga BBM tadi malam, paginya rakyat dipersilakan tamasya ke istana negara. Ya, mungkin SBY berpikir dengan begitu rakyat akan terhibur. Tentu saja, tamasya itu tidak akan bisa membuat perut rakyat yang lapar menjadi kenyang.

Iklan

Entry filed under: Catatan.

Andai Saya jadi Bupati Batang Perempuan Mencari Tuhan: Novel Sastra yang Berkisah Tentang Reinkarnasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Mei 2008
S S R K J S M
« Mar   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

TELAH DIBACA

  • 103,212 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: