Gus, Acep, dan Farida Penulis Terbaik

Januari 24, 2008 at 9:40 am Tinggalkan komentar

Sumber: Kompas, Sabtu, 19 januari 2008

JAKARTA, KOMPAS – Tiga penulis terbaik di bidang sastra, Gus tf Sakai, Acep Zamzam Noer, dan Farida Susanty, Jumat (18/1) malam di Atrium Plaza Senayan, Jakarta, dinyatakan sebagai pemenang dan meraih Penghargaan Sastra Khatulistiwa 2007-2008 masing-masing untuk kategori prosa, puisi, dan penulis muda berbakat.

”Sudah tujuh tahun Khatulistiwa Literary Award (Penghargaan Sastra Khatulistiwa) membuka jalan bagi terciptanya landasan susastra yang kokoh. Dan pencapaian hari ini merupakan sebuah ikon kesusastraan yang mempresentasikan keunggulan Indonesia dalam bidang sastra. Penghargaan ini digagas untuk membantu bagaimana penulis terus menulis,” kata Richard Oh, salah seorang penggagas Penghargaan Sastra Khatulistiwa.

Gus tf Sakai (42) menang melalui buku Perantau (penerbit Gramedia Pustaka Utama), menyisihkan empat finalis lainnya, yakni Andrea Hirata dengan karya Edensor, Cok Sawitri (Janda dari Jirah), Seno Gumira Ajidarma (Linguae), dan Dianing Widya Yudistira (Sintren).

Adapun Acep (48) dengan buku Menjadi Penyair Lagi menyisihkan empat finalis, yakni Soni Farid Maulana (Angsana), M Fadjroel Rachman (Dongeng untuk Poppy), Joko Pinurbo (Kepada Cium), dan Zen Hae (Paus Merah Jambu). Gus dan Acep masing-masing berhak atas hadiah uang Rp 100 juta.

Kategori Penulis Muda merupakan penghargaan yang baru dimulai tahun ke-7. Pemenangnya adalah Farida Susanty (18) dengan buku Dan Hujan Pun Berhenti, menyisihkan sembilan finalis lain. Farida meraih hadiah uang tunai Rp 25 juta.

Richard menyatakan bangga sebab karya-karya sastra Indonesia semakin dilirik penerbit asing. ”Diharapkan sastra Indonesia semakin mendunia,” ucapnya.

Menurut koordinator Dewan Juri, Donny Gahral Adian, untuk sampai pada tahap sebagai pemenang, dilakukan tiga tahap penjurian, dengan juri sebanyak 48 orang yang bekerja secara independen dan terpisah sama sekali dengan panitia. Mereka menilai lebih dari 180 buku prosa dan puisi.

”Tak perlu diragukan bahwa sebuah anugerah sastra tentu didasarkan pada nawaitu untuk menghargai, bukan saja kedalaman galian estetik pengarang dalam karyanya, tetapi juga menghargai pilihan hidupnya sebagai pengarang, menghargai jalan kepengarangan yang terjal penuh liku sebelum berbuah karya besar,” katanya.

Gus tf Sakai dalam sambutan tertulis, karena berhalangan hadir, mengatakan, dunia sastra harus berterima kasih kepada Richard Oh, yang sampai tahun ke-7 penyelenggaraan hadiah sastra ini tampak belum bosan, bahkan tak henti memikirkan bagaimana Penghargaan Sastra Khatulistiwa setiap tahun terus tumbuh. (NAL)

Entry filed under: KLIPING. Tags: .

Seraup Gizi buat Pujangga Burung Hantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

TELAH DIBACA

  • 102,396 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: