Adik

Mei 23, 2007 at 11:19 am 30 komentar

Cerpen Dianing Widya Yudhistira

Sumber: Tabloid NOVA, November 2002 (dengan beberapa revisi ulang)

AKU tatap Sari adikku, dengan perasaan bahagia, sekaligus haru. Tanggungjawabku kini sudah selesai: ia telah menjadi sarjana. Setidaknya, aku telah memberinya modal, buat menghidupi dirinya sendiri. Aku terharu, melihat Sari memakai toga, dan begitu ia menikmati hari wisudanya itu.

Mulanya, aku tidak yakin bakal bisa menyekolahkan Sari, setelah ayah meninggal tiga tahun lalu. Tetapi aku sudah bertekat: siapa lagi kalau tidak aku yang membantunya. Maka dengan modal ijazah sarjana aku mengadu peruntungan ke Jakarta.

Jakarta sangat keras. Aku pernah kecut dibuatnya. Ijazah sarjana tak menjanjikan pekerjaan apapun buatku. Aku putus asa. Dulu pernah terlintas untuk pulang kampung, tetapi bila ingat kuliah Sari aku urungkan niatku untuk pulang. Akhirnya pekerjaan apapun aku jalani.

Pekerjaan pertamaku sebagai cleaning servis di sebuah pusat perbelanjaan. Setiap hari aku menyapu dan mengepel lantai, ketika akan ganti sift aku harus membersihkan kamar mandi. Hatiku sering menjerit setiap kali membersihkan closet. Puluhan bahkan ratusan orang buang air kecil di sini. Empat tahun bergulat dengan buku-buku kuliah seperti sia-sia.

Pernah juga aku menjadi pramuniaga di sebuah toko pakaian. Hingga akhirnya Tuhan memberiku jalan: aku diterima bekerja pada sebuah bank, sesuai dengan ijasahku sebagai sarjana ekonomi. Gajiku juga lumayan.

Tetapi hari-hari pertama aku di kantor, perasaanku selalu teriris melihat laki-laki dan perempuan seusiaku setiap waktu, seolah tidak pernah berhenti, mengepel lantai, mengeringkan kamar kecil.

Aku seperti menatap diriku sendiri pada mereka: hidup dalam kegetiran, sehingga apa pun harus kulakukan untuk menyambung hidup.

* * *

Usai mengepak-ngepak barang, aku dipanggil ibu ke kamar.

“Sebelum ke Jakarta, Ibu ingin bicara sebentar.”

Aku mengikuti langkah ibu.

“Tahun depan Mala selesai SMU,” katanya.

Itu berarti Mala akan meneruskan ke jenjang perguruan.

“Apakah Mala mendapatkan tempat yang sama di hatimu, Norma.”

Aku menautkan kening. Aku belum tahu ke mana arah pembicaraan ibu. Suasana jadi hening, Ibu tampak menahan sesuatu yang berat.

“Sepandai apapun Ibu merajuk, kau tak akan pernah meluluskan permintaan Ibu.”

“Ibu.”

“Karena hatimu masih terhasut.”

“Apa sebenarnya yang ingin Ibu sampaikan.”

Ibu menatapku dengan tatapan yang tak mampu aku terjemahkan.

“Engkau masih percaya sangkaan orang bila Mala……” Ibu tidak meneruskan. Lalu beranjak.

Aku menggigit bibir. Mengapa di hari bahagia ini ibu menodai dengan membicarakan masa lalu. Masa yang selama ini masih menjadi pertanyaan bagiku. Entah sampai kapan.

* * *

Akhirnya aku dihadapkan pada dua sisi yang paling sulit. Di antara keinginan melihat adikku hidup layak dan ego yang besar. Mala memang adikku sekandung. Tetapi apakah benar kami se-ayah? Pertanyaan itu sekian lama menguntitku, namun berhasil kuhilangkan dengan kesibukanku, dan ketika jauh dari Mala.

Kini pertanyaan yang menyiksa benakku itu muncul kembali.

Aku pernah bersumpah pada diriku tidak akan peduli pada Mala. Karena yang seharusnya peduli dengan Mala adalah dia, lelaki yang pernah menggauli ibu. Tapi apakah benar Mala anak Ibu dengan pacar gelapnya dulu? Entah. Aku tak ingin tua karena dihantui pertanyaan tak manusiawi itu.

Tidak manusiawi? Ya. Setiap anak yang lahir tak pernah memilih siapa orangtuanya. Kalau benar ia lahir di luar nikah, kesalahan ada pada ibu dan lelaki sialan yang menikmati madu ibu. Lalu, mengapa aku harus menghukum Mala dengan membencinya?

Malam tak pernah menyerah menggiringku pada kejadian belasan tahun silam, ketika ayah ditugaskan kantornya ke luar kota selama dua bulan. Kepergian ayah itulah pangkal mulanya. Ketika ayah tidak ada, bekas pacar ibu ketika remaja dulu itu sering bertandang. Biasanya ia datang siang, ketika aku masih di sekolah.

Mulanya aku tidak percaya, ketika tetangga-tetangga mempergunjingkannya. Tetapi suatu kali, aku berusaha untuk pulang cepat dan ingin membuktikan gunjingan itu: terbukti benar. Ibu sedang “ha…hi….hi” di ruang tamu. Mereka begitu kaget ketika aku masuk tanpa mengucapkan salam dan mengetuk pintu.

“Apakah kamu tidak bisa lagi sopan santun lagi?” Suara ibu keras, usai mengantarkan bekas pacarnya itu pulang tak lama setelah kehadiranku. Waktu itu aku diam saja. Aku ingin melabrak ibu menerima lelaki lain ketika ayah tidak ada, tetapi aku tahu ia ibuku, orang yang melahirkanku.

Tetapi kesabaranku habis ketika ibu terus-menerus mencercaku sebagai anak tidak sopan, tidak berpendidikan, kurang ajar, dan sebutan-sebutan lain yang memerahkan telinga dan hatiku. “Ibu, siapakah sebenarnya yang kurang sopan? Aku atau ibu yang menerima Lek Yono ketika ayah tidak ada,” kataku pelan.

Ibu terkesiap mendengarnya. Aku segera berlari ke kamar, mengunci pintu, dan tidur. Aku merasa bersalah telah menyakiti ibu. Tetapi aku merasa menang telah menyelamatkan keluargaku dari keruntuhan. Kedua perasaan itu saling mendahului menindihku. Berhari-hari.

Ketika ayah pulang, aku tidak menceritakan hal itu. Tetapi aku tahu ayah heran kenapa aku tidak bertegur sapa dengan ibu. Ibu berusaha bermanis-manis padaku, tetapi pemandangan buruk yang kusaksikan di ruang tamu tempo hari belum bisa kuhapuskan dari ingatanku.

Tak lama setelah ayah pulang, ibu hamil. Waktu itu ayah tenang-tenang saja, tetapi para tetangga yang mempermasalahkan kehamilan ibu. Mereka mengatakan ibu hamil karena hubungan dengan bekas pacarnya. Kabar itu benar-benar mengangguku. Anehnya, ayah tetap tenang-tenang saja.

Sedangkan aku terus dihantui, siapa sebenarnya ayah Mala, meski ayah tampak sangat menyayangi adikku itu. Namun aku tidak berani bertanya langsung pada ayah. Sampai ayah meninggal — karena serangan jantung — ketika aku kuliah di tahun keempat, aku belum sempat menanyakan teka-teki itu pada ayah.

* * *

MALAM kian sempurna. Aku buka lemari. Mengambil album yang hanya menyimpan lima foto. Fotoku, Sari, ayah, ibu dan Mala. Aku ambil foto ayah dan Mala. Menaruhnya di atas meja berdampingan. Aku perhatikan garis-garis wajah ayah lalu mencocokkannya pada wajah Mala.

Memang tak ada garis-garis wajah ayah pada wajah Mala. Aku kecut.

Aku ambil foto Ibu. Mencocokkannya dengan wajah Mala. Banyak persamaan pada wajah Mala dengan ibu. Darahku berdesir. Tetapi dagu itu tidak mirip dengan dagu ibu. Aku rapatkan foto ayah ke foto Mala. Hatiku berteriak: dagu Mala persis punya ayah.

Dagu itu tidak seperti punyaku dan Sari. Dagu yang elok dipandang setiap orang. Dagu yang seolah terbelah dua.

“Tuhan.”

Aku hela nafasku. Terasa berat. Aku baru menyadari bila diantara aku dan Sari memiliki persamaan. Wajah kami sama-sama didominasi pada wajah ayah. Hanya dagu kami yang mirip dengan dagu ibu. Sedang wajah Mala didominasi oleh wajah ibu sedang dagunya persis punya ayah.

Aku menghela nafas lagi. Bertambah berat rasanya. Apakah ini menunjukkan aku sama Mala satu ayah. Bila benar Mala adalah adikku seayah dan seibu, betapa zalimnya aku selama ini. Bertahun-tahun aku menganggapnya tak pernah ada. Aku tak pernah menegurnya. Aku tak pernah menganggapnya sebagai adik.

Malam kian sempurna. Aku merasa sepi ditengah riuhnya klakson dan deru kendataan yang lalu lalang di depan rumahku. Jakarta tak berhenti hening meskipun malam telah sempurna. Aku tata foto-foto itu. Memasukkan kembali ke tempat semula. Menyimpannya di lemari . Di tempat yang sama seperti tahun-tahun lalu.

Aku tiba-tiba membayangkan menikah, memiliki tiga anak. Kemudian salah satu di antara mereka ada yang menyangsikan sosok adiknya sendiri. Mempertanyakan tentang siapa sesungguhnya ayah adiknya. Demi namaku sendiri, aku tidak ingin itu terjadi dalam hidupku.

“Ibu,” cetusku. Aku merasa sangat bersalah pada ibu, juga pada Mala.

Depok, September 2002

Iklan

Entry filed under: CERPEN.

Ayam Jago 37 Tahun Lalu

30 Komentar Add your own

  • 1. Lilliana  |  Maret 15, 2013 pukul 5:20 am

    Hi there it’s me, I am also visiting this site daily, this website is actually nice and the viewers are actually sharing good thoughts.

    Balas
  • 2. Susanne  |  Maret 17, 2013 pukul 1:32 am

    Hi mates, its enormous paragraph regarding tutoringand completely explained, keep it up all the time.

    Balas
  • 3. emorroidi  |  Maret 21, 2013 pukul 9:06 am

    Paragraph writing is also a excitement, if you be familiar with afterward you can write otherwise it is
    complicated to write.

    Balas
  • 4. Reagan  |  April 2, 2013 pukul 12:09 am

    Hi! Someone in my Myspace group shared this website with
    us so I came to give it a look. I’m definitely loving the information. I’m book-marking and will be
    tweeting this to my followers! Excellent blog and brilliant design.

    Balas
  • 5. http://www.Weeklyvolcano.com  |  April 13, 2013 pukul 7:10 am

    My programmer is trying to convince me to move to
    .net from PHP. I have always disliked the idea because of the expenses.
    But he’s tryiong none the less. I’ve been using Movable-type on a number of websites for about
    a year and am concerned about switching to another platform.
    I have heard fantastic things about blogengine.net. Is there a way I can import all my wordpress content
    into it? Any help would be greatly appreciated!

    Balas
  • 6. Caren  |  April 14, 2013 pukul 8:29 pm

    Excellent post. I was checking continuously this blog and I am impressed!
    Extremely useful information particularly the last
    part 🙂 I care for such info much. I was seeking this particular info
    for a very long time. Thank you and best of luck.

    Balas
  • 7. Wallinside.com  |  April 14, 2013 pukul 8:38 pm

    Spot on with this write-up, I truly believe that
    this site needs a great deal more attention. I’ll probably be back again to read through more, thanks for the info!

    Balas
  • 8. Christin  |  April 16, 2013 pukul 7:05 am

    fantastic publish, very informative. I ponder why
    the opposite specialists of this sector do not
    realize this. You should proceed your writing. I am sure,
    you have a huge readers’ base already!

    Balas
  • 9. Technorati.Com  |  April 18, 2013 pukul 7:10 am

    Quality posts is the crucial to be a focus for the visitors to go
    to see the website, that’s what this web site is providing.

    Balas
  • 10. verdoppledeine-dates.de/  |  April 18, 2013 pukul 12:43 pm

    My brother recommended I may like this website. He used to
    be totally right. This put up truly made my day. You can not
    consider simply how so much time I had spent for this information!

    Thanks!

    Balas
  • 11. http://technorati.com/people/Ramona7033/  |  April 19, 2013 pukul 7:34 am

    I’m not that much of a internet reader to be honest
    but your blogs really nice, keep it up! I’ll go ahead and bookmark your website to come back later on. Many thanks

    Balas
  • 12. kristine6.Mancouch.Com  |  April 20, 2013 pukul 7:02 am

    Simply desire to say your article is as amazing.
    The clearness in your post is simply great and i could
    assume you’re an expert on this subject. Fine with your permission allow me to grab your RSS feed to keep up to date with forthcoming post. Thanks a million and please carry on the rewarding work.

    Balas
  • 13. www.lagbook.com/blogs/item/mittel-gegen-hämorrhoiden-quelle  |  April 20, 2013 pukul 10:17 am

    You actually make it seem so easy with your presentation but I
    find this topic to be really something that I think I would never
    understand. It seems too complex and extremely broad for me.
    I am looking forward for your next post, I’ll try to get the hang of it!

    Balas
  • 14. chatroulette  |  April 21, 2013 pukul 4:33 pm

    I’m really enjoying the design and layout of your blog. It’s a very easy on the eyes which makes it much
    more enjoyable for me to come here and visit more often.

    Did you hire out a designer to create your theme?
    Excellent work!

    Balas
  • 15. Kasha  |  April 24, 2013 pukul 3:01 pm

    Thank you a bunch for sharing this with all folks you actually recognize what you’re talking about! Bookmarked. Please additionally talk over with my website =). We can have a hyperlink alternate agreement between us

    Balas
  • 16. emorroidi  |  April 25, 2013 pukul 9:48 am

    It’s remarkable to pay a visit this site and reading the views of all colleagues on the topic of this post, while I am also keen of getting familiarity.

    Balas
  • 17. Rosalyn  |  April 26, 2013 pukul 1:31 pm

    Hello just wanted to give you a quick heads up and let you know a few of the pictures aren’t loading correctly. I’m not sure why but I think its a
    linking issue. I’ve tried it in two different web browsers and both show the same outcome.

    Balas
  • 18. Read the Full Piece of writing  |  April 28, 2013 pukul 11:23 am

    I every time used to study paragraph in news papers but now as I am a user of internet so from now I am
    using net for articles or reviews, thanks to web.

    Balas
  • 19. Madchatroulette.De  |  April 30, 2013 pukul 7:03 am

    It’s not my first time to visit this site, i am browsing this website dailly and get fastidious data from here all the time.

    Balas
  • 20. haemorrhoiden-ade.de  |  April 30, 2013 pukul 7:23 am

    Undeniably consider that which you said. Your favourite reason seemed to be at
    the web the simplest factor to take into accout of.
    I say to you, I definitely get irked even as people consider concerns that they
    just do not understand about. You managed to hit the nail upon the top and
    also defined out the entire thing without having side effect , other people could take
    a signal. Will likely be back to get more. Thank you

    Balas
  • 21. chatroulette  |  Mei 2, 2013 pukul 3:10 pm

    Thanks , I’ve just been searching for info about this subject for a while and yours is the greatest I’ve found out till now.

    But, what about the bottom line? Are you positive concerning the source?

    Balas
  • 22. taufe geschenke  |  Mei 2, 2013 pukul 5:27 pm

    This is a good tip especially to those new to the blogosphere.
    Brief but very precise info… Many thanks for sharing this one.
    A must read post!

    Balas
  • 23. Anonim  |  Mei 2, 2013 pukul 5:45 pm

    Hi! I could have sworn I’ve been to this website before but after browsing through some of the post I realized it’s new
    to me. Anyways, I’m definitely delighted I found it and I’ll be bookmarking and checking back frequently!

    Balas
  • 24. natural supplements for weight loss  |  Mei 2, 2013 pukul 6:25 pm

    If some one desires expert view on the topic of blogging and site-building then i propose
    him/her to visit this weblog, Keep up the fastidious job.

    Balas
  • 25. Hilfehaarausfall.De  |  Mei 9, 2013 pukul 7:03 am

    What’s up i am kavin, its my first time to commenting anywhere, when i read this article i thought i could also create comment due to this good paragraph.

    Balas
  • 26. Abnehm Lösung  |  Mei 18, 2013 pukul 2:56 am

    Good day! Do you know if they make any plugins to protect against hackers?
    I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard on.
    Any suggestions?

    Balas
  • 27. plumbers  |  Mei 20, 2013 pukul 2:38 pm

    Amazing things here. I am very glad to see your article.
    Thank you so much and I am looking ahead to contact you.
    Will you kindly drop me a e-mail?

    Balas
  • 28. Wallace  |  Mei 30, 2013 pukul 5:28 am

    My family every time say that I am killing my time
    here at web, but I know I am getting knowledge all the time by reading thes good articles or reviews.

    Balas
  • 29. Hämorrhoiden  |  Juni 13, 2013 pukul 6:00 pm

    You really make it appear so easy together with your presentation however I to find
    this matter to be actually something which I believe I’d never understand. It seems too complex and extremely huge for me. I am having a look forward in your next publish, I will try to get the grasp of it!

    Balas
  • 30. hemorrhoids  |  Juni 17, 2013 pukul 7:51 am

    Hi there I am so thrilled I found your web site, I really found you by error, while I was browsing on Google for something else, Anyways I am here now and would just like to say thanks a lot for a tremendous post and
    a all round interesting blog (I also love the theme/design), I don’t have time to browse it all at the minute but I have book-marked it and also added in your RSS feeds, so when I have time I will be back to read much more, Please do keep up the superb job.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Mei 2007
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

TELAH DIBACA

  • 103,212 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: