LK Ara Luncurkan Dua Buku Puisi Tsunami

Mei 22, 2007 at 12:12 pm 6 komentar

Sumber: Serambi Indonesia, 19 Desember 2006

TAKENGON – Dahsyatnya musibah gempa dan gelombang tsunami 26 Desember
2004 lalu, telah mengilhami para seniman untuk menulis puisi tentang
musibah itu. Baik seniman Aceh maupun seniman nasional ikut nimbrung
menulis tentang gambaran kedahsyatan musibah Aceh yang mengguncangkan
dunia. Diantaranya, seniman kenamaan Aceh, LK Ara meluncurkan dua judul
buku tentang tsunami yakni Syair Tsunami dan Ekspresi Puitis Aceh
Menghadapi Musibah.

LK Ara yang dijumpai Serambi di Takengon, Senin (18/12) mengatakan, dua
buku tersebut diterbitkan untuk memperingati dua tahun musibah tsunami
pada 26 Desember 2006 nanti. Kedua buku syair dan puisi tentang goresan
hati para penyair tentang musibah tsunami lebih diperuntukkan untuk
bahan bacaan siswa-siswi SMP/MTs dan SMA/MA. Buku Syair Tsunami yang
diterbitkan oleh Balai Pustaka Jakarta itu berisi puisi tentang tsunami
yang ditulis oleh 70 orang penyair Aceh dan nasional dengan 130 buah
judul puisi.

Penyair yang ikut menulis dalam buku Syair Tsunami diantaranya LK Ara,
Fikar W Eda, Arafat Nur, Dianing Widya Yudhistira, Din Saja, Doel CP
Allisah, I Wayan Arthawa, Iman Sembada, Jose Rizal Manua, Medy Loekito,
Harun Al-Rasyid, Mustafa Ismail, Noerdin F Joes, Taufiq Ismail, Wina
SW1, Wiramadinata dan Yvonne De Fretes. Kata Sambutan buku ini ditulis
Pj Gubernur NAD, Mustafa Abubakar.

Sementara itu, buku Ekspresi Puitis Aceh Menghadapi Musibah berisi
tulisan (esay) dan puisi-puisi penyair tantang musibah yang melanda
Aceh. Ditulis oleh LK Ara dan proses penerbitan bekerjasam dengan BRR
NAD-Nias. Di dalam buku Ekspresi Puitis Aceh Menghadapi Musibah juga
digambarkan napak tilas dan biografi sejumlah penyair di Aceh. “Insya
Allah, dalam proses peluncuran dua buku tersebut akan mengundang Pj
Bupati Aceh Tengah, Syahbudin BP,” ujar LK Ara yang juga Ketua Asosiasi
Seniman Gayo itu.

Memperingati dua tahun musibah gempa dan gelombang tsunami, sebanyak 10
orang penyair Gayo akan membacakan puisi di Museum Negeri Aceh tgl 26
Desember 2006 mendatang. (min)

Iklan

Entry filed under: KLIPING.

Taman Budaya Lampung Gelar Lampung Arts Festival Novel Lelaki

6 Komentar Add your own

  • 1. din saja  |  September 21, 2007 pukul 7:33 am

    SALUT UNTUK OOM LK.ARA. SEMOGA KERJA PAYAH MENGUMPULKAN KARYA SASTRA ACEH, MENDAPAT PAHALA DARI ALLAH SWT. AMIN

    Balas
  • 2. I Wayan Arthawa  |  November 12, 2007 pukul 2:29 pm

    Om, Lk. Ara sampai sekarang saya belum mendapat antologi puisi tersebut ” Puisi Tsunami” Alamat Saya : Jln. Ngurah Rai G. Rajawali Amlapura – 80811 Bali.

    Balas
  • 3. uwein  |  November 22, 2007 pukul 3:15 pm

    Sebelumnya saya ga kenal dengan Pak Uo LK.ARA…
    Tapi semenjak bertemu pertama kali dengan beliau di Surabaya, waktu acara nikahan saudara dekat, saya bertemu dengan beliau… dan memberikan semuah karya sastranya yang berjudul ANTOLOGI SASTRA ACEH “SEULAWAH” kalo tidak salah… tidak lupa dia juga membubuhkan tanda tangannya disana..

    Sayangnya saya bukan orang yang menyukai karya sastra saat itu, maka buku yang cukup tebal berwarnah merah maroon itu saya berikan kepada sepupu saya yang kebetulan anak sastra.

    Lagi, kurang dari sebulan lalu saya ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Tak sengaja saya melihat Buku Kumpulan Puisi Bangka, yang berupakan karya LK. ARA juga dan seorang lagi (lupa sapa namanya), di pajang di Etalase Bandara…

    Ya, terus berkarya Pa Uo… kembangkan sastra indonesia… dan trus perkenalkan Sastra Gayo

    Balas
  • 4. ina El'a  |  Desember 27, 2008 pukul 4:26 am

    Salam kenal special for LK Ara,

    ina el’a
    kota malang

    Balas
  • 5. dianing  |  Januari 3, 2009 pukul 4:42 pm

    Silahkan Mbak Ina mengunjungi blog Pak LK Ara di LK Ara.wordpress.com

    Balas
  • 6. ina El'a  |  Januari 10, 2009 pukul 2:42 am

    Dear Mbak Dianing,

    Many thanks Mbak Dianing, saya sudah kunjungi blog beliau and barusan saya juga ketemu dengan blognya Mas Mus, hebat dech untuk Panjenengan sekeluarga, Seniman tulus untuk negeri tercinta. Terus berkara ya Mbak Dianing, saya senang baca karya Panjenengan berdua, terutama putri saya yang kebetulan duduk di semester 5 Universitas Islam Malang F Sastra Inggris. Saya mengajar di sana juga, mk Analysis of Prose, Proetry Drama. Suatu saat nanti, saya akan minta mahasiswa/i saya menganalisa karya mbak Daining, Mas Mus dan tentunya Bapak LK Ara, Insya Allah ..

    Salam hangat dari kota dingin Malang,
    Ina El’a
    08179611190
    ina2002_mustofa@yahoo.com

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Mei 2007
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

TELAH DIBACA

  • 104,942 kali

Kategori

TWITTER: @dianingwy


%d blogger menyukai ini: