Perempuan

Agustus 29, 2009 at 4:53 am Tinggalkan komentar

nawangDALAM masyarakat Jawa posisi perempuan sering berada di bawah laki-laki. Dalam berbagai hal perempuan sering dinomor duakan. Pendidikan misalnya, orangtua akan memberi kesempatan lebih luas kepada anak laki-laki. Alasan mereka anak laki-laki kelak menjadi kepala keluarga yang harus menafkahi anak istri. Perempuan dianggap sekedar pelengkap saja.
Dalam adab kesopanan, perempuan dituntut lebih besar. Perempuan tidak boleh mengenakan celana pendek. Perempuan harus memakai rok dan tidak boleh keluar rumah terlalu lama. Bandingkan dengan laki-laki. Anak laki-laki bisa seenaknya memakai celana pendek, bahkan tak memakai baju tidak masalah. Anak laki-laki pulang malam pun tak pernah dipersoalkan. Berbeda dengan anak perempuan, anak perempuan harus diam di rumah begitu matahari telah rebah.
“Ora ilok, tidak pantas,” begitu ujar orangtua.
Perempuan juga sering tak didengar pendapatnya dalam keluarga. Perempuan dikondisikan menerima dan mematuhi semua keputusan.
NAWANG, novel yang kental dengan ranah Batang ini, saya tampilkan sebagai perempuan yang berani mengambil posisi sebagai Subyek.
DWY

About these ads

Entry filed under: Dibalik novel NAWANG. Tags: .

Perempuan Tenggang Rasa

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


http://novelweton.co.cc

INI BUKU SAYA, BACA YA…

Image and video hosting by TinyPic NOVEL TERBARU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

NOVEL SEBELUMNYA

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo.

ARSIP

KALENDER

Agustus 2009
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

TELAH DIBACA

  • 88,692 kali

Kategori

Halaman

TWITTER: @dianingwy

  • @spirit_kita hadir mencoba menolong anak-anak untuk mendapatkan haknya dalam bersekolah. 6 days ago
  • Di lapangan, anak tak bisa sekolah bukan hanya ortu tak mampu. Tapi sekaligus menghadapi ortu yg acuh tak acuh dngn pendidikan.#spiritkita 6 days ago
  • Seringkali remaja terhimpit masalah yg rumit. Ayah ibu tak harmonis, lalu bercerai menjadi satu sebab sekolah anak terlantar. #spiritkita 6 days ago
  • RT @spirit_kita: Terimakasih untuk seluruh sahabat, saldo sementara @spirit_kita hingga 17 Nov 2014 sebesar Rp 44.593.017,34 1 week ago
  • RT @spirit_kita: Sahabat Spirit ini kembali mendonasikan Rp 50.000 pada 13 Nov 2014 via Mandiri @spirit_kita . Berkah buat kita semua. 1 week ago

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: