Archive for Juli, 2008
Senandung di Makam
Cerpen Dianing Widya Yudhistira
Sumber: Tabloid NOVA, 7-13 Juli 2008
AKU benci makam sejak dulu. Karena makam senantiasa menciptakan kesenyapan, aroma samboja, kehilangan, juga kekalahan manusia pada takdir. Lihatlah gundukan tanah dengan batu nisan yang angkuh itu, ia seolah berkata, kelak manusia akan dilahapnya tanpa perlawanan.
Kalau saja bapak masih hidup, aku tak sudi memasuki makam. Kalau saja ibu tidak terus memaksaku, aku bisa menekan perasaanku agar tidak ke makam. Tapi ibu sering memaksa, dengan kata-katanya yang sengit, seolah-olah aku tidak mencintai Bapak. Padahal, aku sangat sayang padanya.
(lagi…)
1 comment Juli 23, 2008
Pernikahan Angin
Cerpen Dianing Widya Yudhistira
Ini cerpen lama, saya bikin pada 1990-an, dan pernah dimuat di Majalah Horison. Tadi, ketika sedang surving, saya menemukan kembali cerpen itu pada sebuah blog [ http://goesprih.blogspot.com/2008/04/dyaning.html ]. Terima kasih kepada pemilik blog tersebut. Saya ingin kembali menampilkan cerpen itu di sini, sekalian menyimpannya. Salam [Dianing]
Aku di sini. Berada di ketinggian menara. Menikmati senja. Senja kali ini
berwajah pucat. Langit diam. Sepi. Melintas di depanku burung gagak bergaun
hitam. Menari di depanku. Tarian yang sebelumnya belum pernah aku saksikan.
Seperti mengabarkan sesuatu yang ganjil. (lagi…)
Add comment Juli 12, 2008
Maghfur Saan
Beberapa hari lalu saya mendapatkan telephon yang tak langsung saya dengar, tahu-tahu pagi hari hp mengabarkan ada telephon masuk. Saya tak langsung merespon karena nomor tak saya kenal, tetapi selang beberapa waktu nomor yang sama menghubungi saya kembali. Lagi-lagi saya tak langsung bisa menerima. Akhirnya saya telephon balik tanpa memberi kesempatan telephon bisa diterima, saya matikan langsung sebagai isyarat agar penelphon segera menghubungi saya kembali.
Ternyata Si penelphon adalah Maghfur Saan, beliau adalah guru saya dalam menulis. Beliaulah pertama kali yang memberi spirit untuk menulis hingga saya sampai detik ini masih bisa menikmati nikmatnya menulis. (lagi…)
1 comment Juli 3, 2008